Kelompok peretas yang diduga terkait pemerintah Iran dilaporkan berhasil menyusup ke sejumlah jaringan penting di Amerika Serikat (AS), termasuk sistem bank dan bandara. Serangan siber ini dilakukan dengan menanamkan backdoor atau akses tersembunyi yang memungkinkan pelaku memantau dan mengendalikan sistem korban dari jarak jauh. Laporan tersebut diungkap dalam artikel yang dipublikasikan oleh media teknologi keamanan The Register. Serangan dikaitkan dengan kelompok peretas bernama MuddyWater, yang diketahui berafiliasi dengan Ministry of Intelligence and Security Iran (MOIS) Menurut para peneliti keamanan siber, kelompok tersebut menggunakan malware khusus untuk menanamkan akses tersembunyi pada sistem korban. Backdoor ini memungkinkan peretas mencuri data, mengunduh atau mengunggah file, hingga mempertahankan akses jangka panjang ke jaringan yang telah disusupi. Target serangan tidak hanya terbatas pada satu sektor. Selain jaringan bank di Amerika Serikat, para peneliti juga me...