Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Prediksi Final Piala Dunia 2026 Ulangi Duel Argentina vs Prancis

    Pengamat sepak bola Sapto Haryo Rajasa memprediksi partai final Piala Dunia 2026 akan kembali mempertemukan Argentina dan Prancis . Menurutnya, kedua tim masih menjadi favorit utama karena memiliki kualitas skuad yang paling lengkap dibandingkan kontestan lainnya. "Saya melihat Prancis paling oke, Argentina paling oke jadi ulangan kemarin yang menang cuma beda kali ini," kata Sapto.  Ia mengaku sebenarnya memiliki harapan melihat Spanyol melaju hingga final, tetapi bagan pertandingan membuat peluang tersebut cukup berat. Namun, setelah melihat jalur pertandingan, peluang Spanyol mencapai partai puncak menjadi lebih sulit. "Kalau maunya kan Spanyol. Tapi pas lihat bracket ketemunya mentoknya di semifinal," ujarnya. Menurut Sapto, kekuatan Argentina tidak hanya terletak pada ketajaman Lionel Messi, tetapi juga kolektivitas permainan yang membuat setiap pemain mampu menjalankan perannya dengan baik. "Kalau Messi kan pemain-pemain lain mainnya as a unit yang ...

Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026, Menanti Kejutan Lebih Dahsyat

Thomas Martin, ketidaktahuan di zaman sekarang ini benar-benar sebuah pilihan. “Portugal jauh lebih rasis daripada Spanyol.” Laporan Menjadi Orang Kulit Hitam di Uni Eropa (2018): Portugal adalah negara ke-3 di mana orang kulit hitam merasa KURANG didiskriminasi, dengan 23%, hanya di belakang Inggris dengan 21% dan Malta dengan 20%. “Seksism lebih merajalela di Portugal daripada di Spanyol.” Laporan Kesenjangan Gender Global: Portugal berada di peringkat ke-33 sementara Spanyol berada di peringkat ke-24, bukan kesenjangan yang signifikan untuk generalisasi Anda yang "merajalela". “Polisi Portugal umumnya berpendidikan rendah, bergaji rendah, dan akibatnya berperilaku seperti Hitler kecil.” Indeks Perdamaian Global 2019: Portugal adalah negara paling damai ke-3 di dunia, sementara Spanyol berada di peringkat ke-32 (di sini selisihnya signifikan dan oleh karena itu generalisasi Anda agak membingungkan). “Karena Portugal terlalu terbelakang (infrastruktur, teknologi, masyarakat)...

Ramalan Joachim Klement Kembali Jadi Sorotan, Skenario Ajaib Piala Dunia Terjadi?

  Ketika peluit panjang berbunyi di Stadion Lusail, Qatar, air mata kebahagiaan pecah tak terbendung. Lionel Messi, sang megabintang yang selama ini memikul beban harapan puluhan juta rakyat Argentina, akhirnya jatuh bersimpuh seraya mengangkat trofi emas Piala Dunia 2022 tinggi-tinggi.  Kemenangan dramatis via babak adu penalti menghadapi juara bertahan, Prancis, akhirnya mengakhiri dahaga panjang akan gelar juara dunia yang telah menyiksa negara tersebut selama 36 tahun. Di saat dunia terhanyut dalam keajaiban sepak bola yang senantiasa diwarnai peluh, tangis, dan ketidakpastian di lapangan hijau, mencuat satu kenyataan yang jauh lebih mengejutkan. Momen bersejarah nan emosional tersebut ternyata telah “ditulis” beberapa bulan sebelumnya. Ihwal siapa pemenang Piala Dunia 2022 telah diprediksi secara akurat, melalui deretan angka dan probabilitas, oleh seorang analis keuangan. Adalah Joachim Klement, analis strategi dari lembaga riset keuangan Panmure Liberum (sebelumnya bern...