Skip to main content

Menahan kentut

Image result for nahan kentut
  
  Kentut merupakan hal yang alami untuk terjadi. Namun, terkadang budaya yang ada di masyarakat membuat kita tidak enak untuk mengeluarkan kentut sembarangan, karena adanya anggapan tidak sopan. Ketika kentut mengeluarkan bunyi atau bau, kita pun menjadi malu karena hal tersebut. Inilah sebabnya menahan kentut mungkin jadi salah satu hal yang rutin Anda lakukan, bahkan mungkin setiap hari. Tapi, pernahkah Anda bertanya-tanya apa efeknya pada tubuh jika kita sering menahan kentut?

Bagaimana bisa terjadi kentut?
    Kentut berasal dari gas. Ketika tubuh Anda mencoba untuk membuang penumpukan gas, tubuh akan mengeluarkan dengan dua cara. Pertama, gas akan keluar melalui sendawa. Kedua, gas akan keluar dengan cara kentut yang keluar melalui anus. Sendawa berasal dari kebanyakan menelan udara. Ketika kita sedang berbicara atau mengunyah permen karet, menelan udara berlebihan memang tidak dapat dihindari. Ada juga beberapa makanan yang dapat menyebabkan gas berlebihan. Makanan tersebut harus difermentasi sehingga menimbulkan asam dan gas.
    Gas yang berlebihan terjadi ketika terperangkap di usus, sehingga menyebabkan perut kembung. Pelepasan gas pada perut dikaitkan dengan jumlah gas pada usus, dan bergantung pada aktivitas motorik usus. Berikut ini beberapa alasan gas berlebihan terperangkap di dalam tubuh:
  • Menelan udara: proses ini dipicu oleh perubahan otot yang mengontrol asupan udara. Anda mungkin memakan terlalu cepat dan tidak mengunyah makanan dengan sempurna, sehingga makanan sulit untuk dicerna.
  • Akumulasi gas yang berbau: kentut yang berbau disebabkan bakteri usus besar yang memproduksi gas selama fermentasi sisa makanan yang tidak diserap.
  • Perubahan bakteri: gas juga bergantung pada komposisi bakteri yang tinggal di dalam sistem pencernaan. Setiap orang memiliki komposisi bakteri yang berbeda-beda.
  • Sembelit: kondisi ini terjadi karena perpanjangan proses fermentasi makanan dalam sistem pencernaan, yang meningkatkan produksi gas di dalam tubuh.

Menahan kentut, sehat atau tidak?

   Buang angin sembarangan memang dianggap tidak sopan kalau baunya mengganggu orang lain. Sedangkan, ketika kentut tidak berbau, hanya berbunyi dan diketahui orang-orang, sering kali hal ini hanya akan membuat kita malu. Namun, menahan kentut dapat menyebabkan panas perut, kembung, dan gangguan pencernaan. Tekanan usus dapat menyebabkan gas terperangkap, serta memiliki kemungkinan meningkatnya denyut jantung dan tekanan darah.
   Menahan gas mungkin tidak berbahaya untuk Anda, namun Anda akan merasa begah dan tidak enak. Menurut Lisa Ganjhu, seorang dokter dari osteopati dan asisten dosen klinis kedokteran dan gastroenterologi di NYU Langone Medical Center New York City, yang dikutip oleh situs Women’s Health, segala sesuatu yang mempengaruhi aliran di bawah dapat mempengaruhi aliran di atasnya. Dalam kasus ini, aliran tersebut adalah sistem pencernaan. Ketika menahannya, penumpukan udara pun bertambah di saluran pencernaan, sehingga udara terdorong ke atas, yang menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan pada perut.
   Selain itu, menahan kentut memang tidak akan melukai Anda secara langsung, namun usus akan menggelembung seperti balon karena penyumbatan gas tersebut. Jika dinding usus memiliki kelemahan, akhirnya bisa meledak. Ketika hal tersebut sampai terjadi, kantong-kantong pun terbentuk, dikenal juga dengan sebutan divertikula. Fatalnya, kalau kantung-kantung tersebut terinfeksi, hal ini akan menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa dan rasa nyeri.
 Kasus ini jarang terjadi, kemungkinan untuk terjadi dapat dialami oleh pasien dengan penyakit serius. Namun, ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa kasus divertikulitis sering ditemui pada usia lanjut dan sudah menjadi kasus yang umum.

Apa yang harus dilakukan ketika ingin buang angin?

   Tentu saja, jangan menahannya. Anda bisa pergi ke toilet atau tempat sepi, jika Anda merasa tidak nyaman atau takut mengganggu untuk mengeluarkannya di tempat ramai. Jika Anda ingin mengatasi kentut yang mungkin berlebihan, Anda bisa mengonsumsi probiotik. Makanan sumber probiotik dapat membantu Anda dengan cara menyelaraskan fungsi bakteri di tubuh Anda. Anda bisa mendapatkannya pada yogurt, kimchi, atau Anda bisa juga mencoba pil suplemen yang mengandung probiotik. Cara lainnya adalah hindari makanan yang sulit untuk dicerna, salah satunya adalah pemanis buatan.
   Anda juga bisa menambahkan rempah pada diet Anda, rempah tersebut bisa berupa jahe, kunyit, jinten, licorice(akar manis). Bahan-bahan tersebut dapat membantu masalah pencernaan. Jika Anda tidak menyukai rempah, Anda bisa mengonsumsi teh. Ada lagi hal paling mudah untuk diaplikasikan, yaitu meminum banyak air. Ketika memakan serat, air berfungsi untuk melunakkannya sehingga membantu melawan sisa-sisa yang keras untuk dicerna dalam sistem pencernaan.

Comments

Postingan Populer

Nomor Asing Tak Dikenal Sering Ganggu? Begini Cara Blokirnya

   Panggilan dari nomor tidak dikenal bisa sangat mengganggu, terlebih jika intensitasnya berlebihan. Berikut cara blokir panggilan dari nomor tak dikenal di ponsel Android dan iPhone. Blokir nomor tidak dikenal dapat dimanfaatkan untuk menjaga privasi. Panggilan dari nomor baru yang tak dikenal seringkali mengganggu, apalagi jika dilakukan berulang tanpa alasan jelas dan berpotensi sebagai spam. Untuk mengurangi gangguan, pengguna bisa memblokir nomor-nomor asing tersebut menggunakan fitur bawaan di ponsel. Fitur pada perangkat Android dan iOS memudahkan pengguna menyaring atau memblokir nomor yang dianggap mengganggu. Dengan demikian, ketika nomor tidak dikenal menghubungi, ponsel akan menolak panggilan secara otomatis. Beberapa ponsel bahkan telah dilengkapi fitur untuk memberi tahu pengguna identitas nomornya. Android Ponsel Android memiliki fitur bawaan untuk memblokir nomor baru yang tidak dikenal. Pengguna hanya perlu mengaktifkannya dengan langkah berikut: 1. Buka apli...

Meta Diduga Sembunyikan Fakta Penting soal Bahaya Produknya

  Meta dituduh menyembunyikan temuan penting terkait riset internal yang menunjukkan bahwa penggunaan produk-produk media sosialnya (Facebook dan Instagram), dapat memberi dampak negatif pada kesehatan mental. Tuduhan ini muncul pada dokumen pengadilan versi belum disunting (unredacted court filing) yang diajukan dalam gugatan class action oleh sejumlah distrik sekolah di Amerika Serikat (AS).  Riset yang dipermasalahkan tersebut dikenal sebagai Project Mercury, sebuah penelitian internal yang dijalankan Meta sekitar lima tahun lalu. Studi itu menemukan bahwa pengguna yang berhenti memakai Facebook dan Instagram selama satu minggu mengalami penurunan tingkat depresi, kecemasan, rasa kesepian, serta berkurangnya kecenderungan melakukan perbandingan sosial. Alih-alih mempublikasikan temuan atau melanjutkan penelitian, Meta justru menghentikan proyek tersebut. Bertolak belakang dengan klaim Meta Menurut laporan Reuters, staf Meta yang bertanggung jawab atas penelitian Project Mer...

RRQ Kazu Ungkap Map Andalannya di Grand Finals FFWS Global 2025

  RRQ Kazu, salah satu wakil Indonesia di kejuaraan dunia Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025, siap beraksi di babak grand final untuk meraih gelar juara. Mereka pun mengungkapkan map andalannya di partai puncak nanti. "Di kondisi saat ini, Bermuda adalah map power kami," kata Pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan alias Ady, Namun Ady mengaku ingin tetap objektif selama grand final FFWS Global Finals 2025. Dirinya menyampaikan, bersama dengan anak-anak asuhnya, akan memberikan penampilan terbaik di semua map. "Kita ingin memaksimalkan di setiap match apapun itu map-nya tanpa terkecuali," tegas Adyy. Kendati demikian, dalam beberapa turnamen terakhir, hasil yang diperoleh RRQ Kazu tidak sesuai harapan. Mereka sering mendominasi di knockout stage, tapi lesu saat tampil di grand final. Meski begitu, Ady meyakinkan kalau di FFWS Global Finals 2025 akan berbeda. Ia mengatakan telah memiliki data yang diperlukan dan siap disempurnakan ketika berjuang di grand final...