Beberapa waktu terakhir muncul modus penipuan baru yang memanfaatkan fitur video call. Penipu menuding korban sebagai penerima paket narkoba, dan berupaya memeras korban. Dalam modus ini, pelaku melakukan video call pada korbannya dan mengaku sebagai polisi. Kemudian, ia memperlihatkan seseorang yang disebutnya sebagai kurir narkoba. Kurir palsu tersebut menyebut paket narkoba akan dikirimkan kepada penerima telepon. Dikutip dari akun Instagram Ditsiber Polri, pelaku mencoba menciptakan suasana serius dan menegangkan untuk menekan psikologis penerima telepon. Hal tersebut dilakukan agar pelaku bisa memanipulasi korban dengan tujuan meminta transfer sejumlah uang. Uang tersebut diminta dengan alasan agar kasus tersebut dapat diselesaikan segera. Modus ini tidak sebenarnya baru, tetapi penggunaan fitur video call untuk meyakinkan situasi menjadi hal baru. Sebelumnya, modus menekan psikologis serupa sudah kerap memakan korban, mulai dari menyebut anak penerima telepon te...