Jakarta, CNBC Indonesia - BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sudah menerima 14,5 juta rekening penerima bantuan subsidi upah (BSU). Sebanyak 14,3 juta di antaranya sudah divalidasi. Namun, sebanyak 204 ribu lainnya dalam proses validasi, sementara rekening yang tidak valid dalam verifikasi Bank mencapai 19 ribu. Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyebut telah mengembalikan data tersebut kepada manajemen perusahaan. "Kemudian dari 14,3 juta, ini kita lakukan validasi berdasarkan kriteria Permenaker. Dari hasil validasi kita, tercatat ada 12,5 juta yang udah valid. Namun ada 1,6 juta yang nggak valid dan tidak bisa diteruskan. Jadi ada 1,6 juta yang nggak bisa diteruskan karena nggak sesuai kriteria Permenaker," kata Agus dalam konferensi pers, Selasa (8/9). Ia pun menyampaikan kenapa data sebanyak itu tidak muncul. Ia mengklaim karena sebagian perusahaan tersebut kesulitan memilah nama karyawan yang punya upah di bawah dan di atas Rp 5 juta. Termasuk kesulitan memilah...